Welcome

Delete this widget from your Dashboard and add your own words. This is just an example!

Sabtu, 28 Mei 2011

aku tak bisa lagi bertahan
ditengah kehancuran ini
mata ini melihat dengan jelas
telinga ini mendengar
keegoisan kalian sungguh terganbar
bahkan sangat jelas
tak ada sekat diantaranya
tak ada satupun yang diam
sekedar untuk mengalah
aku tak tahu harus bagaimana bersikap
hanya bisa diam
berusaha tak mendengar dan tak melihat
kehancuran yang kalian ciptakan
sungguh menghancurkanku !

                   bebeh26

Lima Bukti Kunjungan DPR ke Australia Sia-sia

Sabtu, 07 Mei 2011

Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA) menilai, kunjungan kerja komisi VIII DPR RI yang dipimpin oleh Abdul Kadir Karding ke Australia tidak bermanfaat atau sia-sia. Selain memboroskan anggaran negara, banyak hal tidak efektif terkait kunjungan yang dilakukan sejak Rabu 26 April sampai dengan Senin 2 Mei 2011 tersebut.
Sikap PPIA tertuang dalam lima analisa dan rekomendasi khusus hasil perjalanan 16 anggota komisi VIII ke Australia dalam rangka menggodok RUU tentang Fakir Miskin. Pertama, RUU penanggulangan fakir miskin (PFM) tidak diperlukan karena telah ada UU  Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) tahun 2004 dan UU Kesejahteraan Nasional (2009).“DPR harusnya memastikan implementasi UU SJSN dan UU Kesejahteraan Sosial sebelum membuat sebuah draf baru yang berusaha mengelola isu kebijakan sosial untuk fakir miskin,” tulis PPIA seperti dalam rilis yang diterima oleh VIVAnews.com, Selasa 3 Mei 2011.Kedua, menurut mereka, pemilihan Australia sebagai tempat studi banding adalah tidak relevan. Seharusnya, untuk belajar penanggulangan kemiskinan, anggota DPR lebih baik belajar di negara-negara yang memiliki kedekatan sejarah, sosial dan budaya dengan Indonesia seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan, China dan India.“Dalam hal ini, kami menyayangkan kepergian Tim Panja ke Australia,” dalam rilis yang ditandatangani Ketua Umum PPIA, Mochamad Subhan Zein.Ketiga adalah terkait dengan jumlah rombongan yang dinilai mubazir, sehingga melakukan pemborosan anggaran. Keempat, perolehan informasi yang seharusnya bisa di dapat di Indonesia. Kelima, kendala bahasa. Banyak anggota DPR yang tidak cakap berbahasa Inggris.“Metode ceramah yang dilakukan seharusnya bisa dilakukan di Indonesia. Dan materi-materi yang dipaparkan pun bisa didapatkan melalui situs di internet,” kata PPIA.Atas hal tersebut, PPIA menyampaikan beberapa rekomendasinya untuk kebaikan bangsa Indonesia ke depan. Di antaranya adalah rombongan yang berangkat haruslah memiliki kualifikasi yang baik dalam hal bahasa. Anggota yang tidak mempunyai kualitas, harus dilarang ikut bepergian ke luar negeri. Kemudian, DPR RI seharusnya mengoptimalkan sumber informasi dari internet di mana mereka telah memiliki situs tersendiri. Sementara itu, Abdul Kadir Karding, Ketua Komisi VIII yang memimpin rombongan belum bisa dihubungi melalui teleponnya.

Hii! Dua Tuyul Ditangkap Warga Pamulang

Rabu, 04 Mei 2011

Tangerang - Warga di Bambu Apus, Kecamatan Pamulang, Tangerang, dihebohkan dengan kabar penemuan dua tuyul di rumah seorang warga setempat. Pemilik rumah memajang botol yang menurutnya berisi tuyul dan kini jadi tontonan orang.

Tuyul ini muncul di rumah Jalan Mujaer Raya RT 01/RW 04 No. 34, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Pamulang, sekitar pukul 12.30 WIB, Rabu (4/5/2011). Penghuni rumah adalah Udin yang juga mengaku menangkap tuyul tersebut.

Udin yang berjualan nasi di rumahnya ini mengatakan dia melihat tuyul saat akan menunaikan salat Dzuhur. "Saya berasa ada orang lain di dekat dagangan saya," ujar Udin.

Ketika dia perhatikan, kata Udin, dirinya baru sadar ada dua tuyul di bawah meja nasi dagangannya. "Saya lalu ambil botol, lalu satu persatu saya tangkap. Banyak yang tidak bisa melihat mahluk ini, tetapi saya kebetulan memiliki pengelihatan lebih," terangnya membanggakan diri.

Setelah dimasukan ke dalam botol, Udin lalu menutup botol tersebut. "Ini tuyul negatif, sebab hawanya panas. Kalau ada yang mau melihat tuyul ini hanya orang-orang tertentu saja, tidak sembarang orang. Saya juga nggak akan buka tutupnya, karena ini memang tuyul nakal," kata Udin.

Udin kini menaruh botol itu dengan sangat hati-hati. Warga hanya bisa melihat botol itu dari kejauhan, karena Udin khawatir warga akan memecahkan botolnya.

Selasa, 03 Mei 2011

lovely day :D

Osama Bin Laden Gunakan Istrinya Sebagai Tameng Manusia

REPUBLIKA.CO.ID,WASHINGTON--Pemimpin Al Qaida Osama bin Laden telah menggunakan salah satu isterinya sebagai perisai manusia, tampaknya dalam upaya untuk menyelamatkan hidupnya sendiri dalam serangan pasukan Amerika Serikat, kata seorang pejabat penting AS, Senin. "Ada keluarga di komplek itu, dan ada seorang wanita yang sebenarnya dalam kesatuan barisan yang menurut laporan digunakan sebagai tameng untuk melindungi bin Laden dari serangan yang masuk," kata pejabat antiterorisme John Brennan.
Brennan, yang menekankan dalam laporan bahwa wanita yang ditembak mati oleh Navy SEALs dalam tembak-menembak di sebuah kompleks di Abbottabad di Pakistan itu adalah satu dari empat isteri bin Laden, mengatakan pada konferensi pers di Gedung Putih: "Itu pemahaman saya".
Brennan menyatakan tidak sepenuhnya jelas "apakah bin Laden atau anak laki-lakinya atau bukan yang menempatkannya (wanita itu) di sana atau ia menempatkan dirinya di sana" atau apakah pemimpin Al Qaida itu sendiri telah menembakkan berondongan (tembakan) dalam bakutembak itu.
"Dari perspektif visual, di sini adalah bin Laden yang mengundang serangan, tinggal di sebuah kompleks senilai satu juta dolar lebih, tinggal di tempat yang jauh dari medan perang, bersembunyi di belakang wanita yang ditempatkan di depannya sebagai tameng," katanya.
Di samping wanita itu, bin Laden tewas akibat sebuah peluru ke kepalanya, dan beberapa pejabat senior AS mengatakan dua bersaudara yang diperkirakan sebagai kurirnya dan salah seorang anak laki-lakinya juga tewas dalam serangan itu.